Jenis Temperamen




Sumber: Kumpulan dari beberapa artikel.

Beberapa Jenis TEMPERAMEN

Pada dasarnya, temperamen manusia dapat digolongkan menjadi 4 golongan dasar menurut filsuf yunani yakni hipocrates:

1. Sanguinis
Memiliki pribadi yg hangat, bersemangat dan menikmati hidup. Sifat cerianya membuat ia mudah menularkan semangat kepada orang lain lewat kata-katanya yang riang. Ia tidak pernah kekurangan sahabat, karena mampu merasakan suka dan duka orang yang ditemuinya. Ia ramah dan suka berbicara. Petrus diduga ber-temparemen sangunis. Ia lebih banyak bicara ketimbang para murid lainnya dan mampu mencipta kan suasana,namun tidak disiplin, labil, dan egosentris.

2. Kholeris
Seorang kholeris cenderung aktif, berkemauan keras, dan mandiri. Ia bisa bersikap tegas dan mudah mengambil keputusan bagi diri sendiri atau orang lain. Ia mempe ngaruhi orang lewat ide-ide, rancangan, visi, dan ambisinya. Ia tidak mau terlibat dalam kegiatan yang tidak punya tujuan. Itu sebabnya ia dapat sukses memimpin proyek-proyek besar. Namun ia lemah dalam hal emosi. Tidak mudah bersimpati kepada orang lain. Kurang peka. Cenderung mendominasi dan memakai orang-orang untuk mencapai tujuannya sendiri.

3. Melankolis
Orang melankolis sangat sensitif dan perfeksionis. Ia suka merenung, menganalisa, dan dikuasai oleh perasaannya sendiri. Ia biasanya menyukai seni dan berbakat seni. Ia tdk bisa bersahabat dgn semua org, tetapi sanggup menjadi sahabat setia untuk beberapa orang yang disukainya. Ia rela menderita dan memilih pekerjaan yg menuntut pengorbanan pribadi yang besar. Ia lebih pemurung dan suka menarik diri dari org lain, kecuali pada saat suasana hatinya sedang meninggi.Orang Melancholy seringkali dilukiskan sbgi “temperamen yg suram/murung”. Sebenarnya temperamen Melancholy adlh TEMPERAMEN yg PALING KAYA di antara tipe2 temperamen yg lain, oleh karena ia mempunyai sifat analitis, rela berkorban, berbakat, perfeksionis, dan memiliki emosi yg sangat sensitif. Dari keempat tipe temperamen, maka tipe Melancholy yg paling dpt menikmati karya2 seni yg tinggi.

Ia mpy sifat pembawaan yg introvert, tetapi karena perasaan-perasaannya lebih menguasai dirinya, maka keadaan hatinya cenderung utk mengikuti perasaan hatinya yg berubah-ubah. Kadang2 perasaan hatinya mengangkat dia ke puncak kegembiraan shga membuat dia bertindak lebih ektrovert; namun pada saat lain ia merasa murung dan tertekan, dan pada saat2 itu ia akan mjd orang yg sangat pendiam dan sama sekali berlawanan dgn keadaan sebelumnya. Orang yg memiliki temperamen Melancholy adlh seorang teman yg SANGAT SETIA, tetapi tidak spt org Sanguine, ia SUKAR mendapat teman. Ia tidak mau mengajukan diri utk menemui orang2 tetapi ia lebih cenderung utk membiarkan orang2 dtg kepadanya. Mungkin orang yg memiliki temperamen Melancholy adl orang yg paling dapat DIPERCAYAI dibanding dgn orang yg memiliki tipe-tipe temperamen yg lain, karena kecenderungannya utk mencapai yg sempurna tidak membiarkan dirinya mengabaikan pekerjaannya atau membiarkan orang lain kecewa bila mereka bergantung kepadanya.

Sifat pembawaannya yg pendiam dan tdk mau menonjolkan diri itu bukan
menandakan bahwa ia TIDAk menyukai orang lain. Sama spt kebanyakan darikita, ia tidak hanya menyukai orang lain, tetapi ia juga mempunyai keiinginan yg kuat untuk DIKASIHI orang lain. Pengalaman2 yg mengecewakan membuat dia enggak utk menilai seseorang berdasarkan apa yg tampak di luarnya, karena ia agak merasa CURIGA apabila ada orang yg mencari-cari dia atau memberikan perhatian yg berlebihan kepadanya.

Kemampuan yg hebat dalam menganalisa membuat dia dapat MEMPERKIRAKAN dgn tepat kemungkinan adanya halangan2 dan bahaya dlm setiap usaha yg direncanakannya. Sifat ini sangat bertentangan dgn sifat orang Choleric yg jarang sekali menyadariadanya persoalan-persoalan atau kesulitan-kesulitan, karena ia merasa YAKIN bahwa ia MAMPU mengatasi persoalan apa pun yg timbul.Sifat ini seringkali menyebabkan seorang Melancholy segan mengemukakan suatu gagasan baru atau menentang orang yg memprakarsai hal itu. Kadang2 apabila ia sedang mengalami suasana hati dan emosi yg gembira atau penuh inspirasi, ia dapat menghasilkan suatu karya seni yang besar atau MENCETUSKAN suatu hasil pemikiran yg LUAR BIASA. Hasil2 tsb seringkali diikuti dgn saat-saat depresi yg hebat.

Orang Melancholy biasanya menemukan nilai hidup PALING berarti dalam PENGORBANAN diri. Ia seakan-akan mempunyai keinginan utk membuat dirinya sendiri menderita dan seringkali akan memilih lapangan pekerjaan yg sulit yg menuntut banyak pengorbanan diri. Sekali ia telah memilih pekerjaan, ia cenderung untuk bersikap sangat teliti dan tekun dalam mencapai tujuannya dan besar kemungkinan ia akan menyelesaikannya dgn sangat baik.Temperamen memiliki potensi yg paling hebat dibanding dengan tipe2 temperamen yg lain. Tetapi tipe temperamen yg PALING KUAT dan yg memiliki BANYAK potensi ini rupanya disertai dengan KELEMAHAN yg paling BANYAK. Seorang Melancholy dpt memanfaatkan kekuatannya sampai melebihi teman-temannya, atau ia dapat begitu dikuasai oleh kelemahan-kelemahannya sehingga ia menjadi seorang yg menderita GANGGUAN emosi, orang yg putus asa atau orang yg selalu sedih tanpa alasan, yg tidak pernah menyukai dirinya sendiri ataupun DISUKAI oleh orang lain.Banyak dari antara orang2 yg berbakat besar di dunia ini yaitu para seniman, musikus, penemu, ahli filsafat, pendidik, dan ahli-ahli teori adlh orang-orang yang mempunyai temperamen Melancholy.

4. Phlegmatis
Seorang phlegmatis hampir tidak pernah marah. Nampaknya ia tenang dan menyenangkan untuk diajak berteman. Ia punya pandangan optimis tentang hidup. Ia menghindari kekerasan dan bisa menjadi pendamai. Namun ía cenderung pendiam, malu-malu, dan dingin. Ia tampak tidak begitu bergairah dlm hidup. Lebih suka menjadi penonton ketimbang terlibat.
Tidak seorangpun hanya memiliki satu tipe temperamen saja (misalnya, 100% Melankolis). Tiap orang memiliki setidaknya perpaduan dua temperamen yg menonjol (misalnya: Kholeris-melankolis, Sanguinis-Choleris, dll). Setiap temperamen punya sisi positif (kekuatan) dan sisi negatif (kelemahan) seperti yang terlihat pada bagan di bawah ini.Terhadap anak dgn temperamen spt ini, orang tua harus lebih proaktif untuk memancingnya bicara.


Melankolis

Anak sangat sensitif dan berperasaan halus, cenderung pendiam dan tertutup. Namun, ia kurang bisa mengekspresikan perasaannya. Kelebihannya, dalam bekerja anak bertempe
ramen seperti ini termasuk perfeksionis. Orang tua mesti pandai-pandai menjaga perasaannya. Jangan sampai menyinggung dan membuat hatinya terluka.

Bila ia berbuat salah, tegur dengan halus dan terfokus pada kesalahan yang dilakukannya. Hindari cara-cara kasar, seperti membentak-bentak atau melabelinya dengan predikat negatif, seperti, “Kamu memang nakal!” Hal ini akan membekas pada benaknya dan anak menganggap apa yang dikatakan orang tua merupakan hal yang sesungguhnya, yaitu bahwa dirinya memang anak nakal. Kalau sudah begitu, anak cenderung tambah tertutup.

Namun jika cara penanganannya tepat, dalam arti orang tua selalu menggunakan bahasa yang baik dan halus saat berkomunikasi dengannya, maka anak pun bisa menjalin komunikasi yang terbuka dan merasa dekat dengan orang tua.
100out of 100 based on 199 ratings. 1 user reviews.
Rate:


Share 'Jenis Temperamen' On:

Dont have comment yet for: "Jenis Temperamen"

Post a Comment

free counters